Langsung ke konten utama

A Song For You Part 1

Kali ini gue bakalan ngebahas tentang sebuah lagu, yang pernah menggambarkan diri gue banget saat itu.

Lagu ini dari Melissa Polinar yang judulnya Try. Disini Melissa coba menjelaskan gimana susahnya dia untuk melupakan kekasihnya, tapi entah kenapa dia selalu ingat lagi ingat lagi sekuat apapun dia coba untuk lupain.

Dari awal intro lagu ini udah ketauan banget lagu ini lagu galau, disini melissa memainkan gitarnya secara acoustic dengan suaranya yang pas banget untuk lagu ini, mendayu dayu, santai, penuh penghayatan.

Ditambah makna lagu ini sendiri yang sebenernya emang udah 'dalem' dan 'nusuk' kalo bener bener di hayatin.

Seolah olah kita bisa rasain apa yang coba Melissa jelasin dilagu ini, dimana Melissa disini kepengen jelasin gimana dia tetep gabisa lakuin hal yang bikin hatinya gak 'stuck' di si cowok itu

Gue mengerti, gue seolah bisa rasain, gimana saat itu terasa beneran semua cara udah di lakuin untuk lupain tapi tetep gak bisa.

Dan lyrics yang paling nusuk dilagu ini adalah pas banget saat Reff nya :      

Everything about you I just want more of. But don’t get any closer If this will last a little longer.
There’s a chance I’ll find myself saying. There’s nothing, nothing I can do To keep my heart away from you I can’t help it, I can’t tell you how much I try
To get you off my mind To help me move on and just live my life.
I can’t help it, I can’t tell you how much I try. Cause whenever you’re near, it’s love that fear..

Keliatan jelas disitu gimana Melissa coba untuk move on tapi tetep gak bisa. Lagu ini recomended banget untuk kalian yang lagi gak bisa move on.

Sekian dari gue, semoga post gue kali ini berguna untuk para galauers sekalian.

Regards.
Ardianadw

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orang Ketiga

Aku tidak tau, harus dikatakan seperti apa status hubungan kita saat ini. Apakah aku yang terlalu terbawa perasaan, ataukah kamu yang selalu menebar harapan. Di mata orang lain posisiku akan selalu disalahkan, meski pada kenyataanya kamulah yang lebih dulu memulai api dalam hubunganmu dengan dia. Aku hanyalah sosok asing yang kamu undang masuk dalam hubungan kalian, yang kemudian menjadi penyebab seringnya kamu mengabaikan panggilannya ketika sedang bersamaku. Kamu membuatku berada diposisi yang sebenarnya tak pernah aku inginkan. Ketika sedang bersamanya, kamu mengabaikanku dan berperan seakan hanya dialah satu satunya perempuan dihidupmu. Sedangkan ketika bersamaku, kamu pun melakukan hal yang sama. Ketahuilah, aku tak pernah ingin berada diposisi ini. Menjadi orang ketiga dalam hubungan yang tengah kamu jalin bersamanya. Aku mohon, jangan beri aku harapan lebih ketika kamu masih terikat dengan perempuan lain. Kamu datang kemudian pergi sesuka hati, menggenggam harapan kemudian ...

My 6 p.m though

Hmmmm, gue ga tau sih gabut aja asli pas nulis post ini.  Ini random talk ya btw. Well, gue... Bingung. Rasanya kayak ribuan pertanyaan sejenis "why i can't find someone else? Why a boy can't make me fall in love with him?" Gue ngerasa kayak, kok after all this time gue masih aja sih susah jatuh cinta, susah naksir sama orang, no matter how much guy around me. Kayak banyak sih yg deketin gue tapi gue gatau kenapa susah aja buat gue untuk bisa suka apalagi sampe sayang sama cowok. Gue cuma berharap, someday i'll find someone who can treat me well and love me no matter how bad i'm. Kadang rada nyeseknya, there's a boy that i like a lil bit, terus kita udah sampe ke tahap chatting bahkan hangout sekali terus tiba tiba aja dia hilang, tanpa kabar, kayak udah ngilang gitu aja. Nyesek ga sih? Untungnya gue ga gitu naksir naksir amat. Terus nanti bodohnya, tiba tiba dia bisa ngetext gue ga jelas pas gue ganti display picture akun socmed gue, call me beautifu...

The Best Moment : Masa SMP.

Demi apa gue kangen banget masa smp gue dulu. Gue nyesel, kenapa waktu berjalan secepet ini. Kenapa dulu gue pengen cepet SMA dan ninggalin masa SMP gue. Gue ga pernah bisa lupain kenangan tiga tahun yang terasa paling indah, di hidup gue. Gue jauh lebih merasa nyaman dan bisa menjadi diri gue sendiri, tanpa paksaan, tanpa tekanan, di SMP gue dulu. Rasanya gue ingin pergi sekolah setiap harinya, walaupun banyak tugas, bete, atau apapun hambatannya, gue selalu suka masa SMP gue dulu. Gue rasanya kangen banget, sama kebodohan dan keteledoran yang dulu gue lakukan di SMP. Kenapa dulu gue ingin sekali cepat cepat menanggalkan seragam kesayangan putih biru gue? Kenapa dulu gue ingin sekali cepat cepat perpisahan? Kelulusan? Gue menyesal. Nyesel nyia nyiain waktu yang gue punya dengan gitu aja. Emang bener kata pepatah, penyesalan selalu datang belakangan. Belakangan ini, setiap gue ingat masa SMP gue dulu, gue bisa dengan gampangnya meneteskan air mata. Lebay emang tapi beginilah gue, si ...