Langsung ke konten utama

I'm Not The 'It' Girl.

Aku tau, aku bukan tipe perempuan yang biasa kamu pacari. I'm not sexy, i'm not attractive and i'm no fun.

Aku polos dan membosankan dengan tanpa pesona sama sekali. Satu satunya yang bisa dibanggakan dari diri aku adalah mungkin otakku dimana setiap orang berfikir membosankan.

Sedangkan kamu? You've got everything you want, popularity, good looks, wealth, everything.

Aku tau, aku jauh dari kata sempurna. Karena didunia ini ga akan pernah ada perempuan sempurna, perempuan sempurna cuma ada di novel teenlit yang biasa aku baca.

Aku akan ngerti kalo kamu ucap putus dan bilang 'bosan' kalau aku termasuk kategori 'Miss Not Understanding.'

Tapi kenyataanya disini, aku termasuk kategori 'Miss Understanding' yang bahkan terlalu sabar menghadapi kamu, terlalu pengertian demi membuat kamu nyaman.

Tapi kenapa selama ini seolah semua yang udah aku lakuin untuk kamu terasa gak ada artinya? terasa gak ada harganya dimata kamu.

Apa selama ini kesabaran yang aku punya masih kurang dimata kamu?

apa selama ini aku kurang mengerti kamu?

Kapan akhirnya kamu akan sadar akan semua yang pernah aku lakuin untuk pertahanin kamu selama ini?

Kamu gak akan pernah ngerti sedalam apa luka yang aku punya karena kehilangan kamu..

Kamu juga gak akan pernah tau seperih apa luka yang aku rasa karena kepergian kamu..

Kamu pergi, tanpa alasan yang jelas. Tanpa diskusi dan interupsi, seolah kebersamaan kita selama ini terasa gak pernah ada artinya dimata kamu.

Aku cuma pengen kamu tau, tak semua yang baru menjamin kebahagiaan.

Tak semua yang baru juga bisa menerima kamu sebagaimana aku menerima kamu dengan semua kekurangan kamu.

Dan tak semua yang baru juga bisa mencintai kamu setulus aku...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orang Ketiga

Aku tidak tau, harus dikatakan seperti apa status hubungan kita saat ini. Apakah aku yang terlalu terbawa perasaan, ataukah kamu yang selalu menebar harapan. Di mata orang lain posisiku akan selalu disalahkan, meski pada kenyataanya kamulah yang lebih dulu memulai api dalam hubunganmu dengan dia. Aku hanyalah sosok asing yang kamu undang masuk dalam hubungan kalian, yang kemudian menjadi penyebab seringnya kamu mengabaikan panggilannya ketika sedang bersamaku. Kamu membuatku berada diposisi yang sebenarnya tak pernah aku inginkan. Ketika sedang bersamanya, kamu mengabaikanku dan berperan seakan hanya dialah satu satunya perempuan dihidupmu. Sedangkan ketika bersamaku, kamu pun melakukan hal yang sama. Ketahuilah, aku tak pernah ingin berada diposisi ini. Menjadi orang ketiga dalam hubungan yang tengah kamu jalin bersamanya. Aku mohon, jangan beri aku harapan lebih ketika kamu masih terikat dengan perempuan lain. Kamu datang kemudian pergi sesuka hati, menggenggam harapan kemudian ...

My 6 p.m though

Hmmmm, gue ga tau sih gabut aja asli pas nulis post ini.  Ini random talk ya btw. Well, gue... Bingung. Rasanya kayak ribuan pertanyaan sejenis "why i can't find someone else? Why a boy can't make me fall in love with him?" Gue ngerasa kayak, kok after all this time gue masih aja sih susah jatuh cinta, susah naksir sama orang, no matter how much guy around me. Kayak banyak sih yg deketin gue tapi gue gatau kenapa susah aja buat gue untuk bisa suka apalagi sampe sayang sama cowok. Gue cuma berharap, someday i'll find someone who can treat me well and love me no matter how bad i'm. Kadang rada nyeseknya, there's a boy that i like a lil bit, terus kita udah sampe ke tahap chatting bahkan hangout sekali terus tiba tiba aja dia hilang, tanpa kabar, kayak udah ngilang gitu aja. Nyesek ga sih? Untungnya gue ga gitu naksir naksir amat. Terus nanti bodohnya, tiba tiba dia bisa ngetext gue ga jelas pas gue ganti display picture akun socmed gue, call me beautifu...

The Best Moment : Masa SMP.

Demi apa gue kangen banget masa smp gue dulu. Gue nyesel, kenapa waktu berjalan secepet ini. Kenapa dulu gue pengen cepet SMA dan ninggalin masa SMP gue. Gue ga pernah bisa lupain kenangan tiga tahun yang terasa paling indah, di hidup gue. Gue jauh lebih merasa nyaman dan bisa menjadi diri gue sendiri, tanpa paksaan, tanpa tekanan, di SMP gue dulu. Rasanya gue ingin pergi sekolah setiap harinya, walaupun banyak tugas, bete, atau apapun hambatannya, gue selalu suka masa SMP gue dulu. Gue rasanya kangen banget, sama kebodohan dan keteledoran yang dulu gue lakukan di SMP. Kenapa dulu gue ingin sekali cepat cepat menanggalkan seragam kesayangan putih biru gue? Kenapa dulu gue ingin sekali cepat cepat perpisahan? Kelulusan? Gue menyesal. Nyesel nyia nyiain waktu yang gue punya dengan gitu aja. Emang bener kata pepatah, penyesalan selalu datang belakangan. Belakangan ini, setiap gue ingat masa SMP gue dulu, gue bisa dengan gampangnya meneteskan air mata. Lebay emang tapi beginilah gue, si ...